You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Abuan
Abuan

Kec. Susut, Kab. Bangli, Provinsi Bali

Mari Bersama - sama Mewujudkan Desa Abuan yang Aman, Berbudaya, Unggul, Asri dan Nyaman Menuju Masyarakat Mandiri Sejahtera Sesuai dengan Visi Desa Abuan 2020 - 2025. SEKARANG SUDAH BISA MEMBUAT SURAT SECARA ONLINE DENGAN MENGAKSES APLIKASI ADDODESAABUAN.ID BROSER MASING - MASING. Visi Desa Abuan 2020 - 2025

Sejarah Desa

Admin Desa 09 September 2018 Dibaca 3.315 Kali
Sejarah Desa

         Menurut sumber yang dapat dipercaya sejarah Desa Abuan dahulu kala merupakan sebuah hutan belantara, dimana kehidupan masyarakat pada jaman dahulu masih primitif. Di dalam hutan konon hidup seorang Pendeta wanita yang melakukan yoga semedhi. Dengan kekuatan batin yang sangat tinggi beliau bersemedhi hingga suatu ketika timbul sinar suci yang membakar hutan disekitar tempat beliau bersemedhi, sehingga tempat yang tadinya merupakan hutan belantara berubah menjadi tempat yang dipenuhi dengan abu-abu bekas terbakarnya hutan. Lama kelamaan tempat ini menjadi tempat yang sangat subur, berkat kesuburan tanah ini datanglah orang – orang untuk  bercocok tanam dan menetap di tempat ini.

        Tanah yang tadinya tertimbun abu-abu ini dipelihara dan diolah untuk dijadikan lahan pertanian. Karena kesuburan tanah ditempat ini sangat subur sekali segala yang ditanam menjadi tumbuh dengan baik dan para petani dapat menikmati hasil pertaniannya berlimpah ruah. Oleh karena itu orang – orang pada zaman itu masyarakat yang menetap ditempat ini dan masyarakat disekitarnya menyebut tempat/tanah ini tanah abu-an, lama kelamaan sebutan abu-an ini berubah menjadi Abuan dan sekarang kita kenal dengan sebutan Desa Abuan. Untuk memperingati atau sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa terhadap kesuburan tanah yang telah memberikan kehidupan masyarakat yang mendiami tempat ini didirikankanlah sebuah pelinggih pada tempat persemedian Pendeta Wanita itu yang sekarang kita kenal dengan Pura Manik Geni, yang letaknya ditengah tengah Desa Abuan yaitu diantara Bale Br. Adat Abuan dan Kantor Perbekel Desa Abuan. Karena  berita kesuburan tanah ini sudah tersebar yang menyebabkan orang orang berdatangan dan berdiam disekitar wilayah ini dan kehidupannya membentuk kelompok kelompok  yang tujuannya ingin menikmati kesuburan tanah di Desa Abuan, dan masing masing kelompok mempunyai sebutan wilayah yang yang kita kenal dengan sebutan Banjar. 

Adapun banjar – banjar yang dimaksud adalah sebagai berikut :

  1. Banjar Abuan
  2. Banjar Sala
  3. Banjar Serokadan

Dari ketiga banjar tersebut sekarang lazim disebut Br. Adat dan Br. Dinas,  dan khusus Br. Dinas Abuan sudah dimekarkan menjadi 2 (dua) yaitu Br. Dinas Abuan Kangin dan Br. Dinas Abuan Kauh. Masing masing Br. Dinas dipimpin oleh kelian Br. Dinas dan secara Adat dipimpin oleh seorang Kelian Adat.

Demikian cerita yang diberikan oleh para tokoh masyarakat yang ada, mengenai keberadaan wilayah Desa Abuan.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 284.708.805,00 Rp 1.983.382.743,63
14.35%
Belanja
Rp 283.112.827,00 Rp 2.392.218.706,92
11.83%
Pembiayaan
Rp 408.835.963,29 Rp 408.835.963,29
100%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 41.293.728,15
0%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 700.000,00
0%
Dana Desa
Rp 0,00 Rp 373.456.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 7.594.000,00 Rp 258.924.000,00
2.93%
Alokasi Dana Desa
Rp 276.288.075,00 Rp 1.110.163.000,00
24.89%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 123.600.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 57.000.000,00
0%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 0,00 Rp 13.000.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 826.730,00 Rp 5.246.015,48
15.76%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 229.840.977,00 Rp 1.242.041.257,04
18.51%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 33.271.850,00 Rp 464.703.152,73
7.16%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 20.000.000,00 Rp 431.493.723,00
4.64%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 233.980.574,15
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 20.000.000,00
0%